ads

Diberdayakan oleh Blogger.

Dengan RNA, Lebih Muda dan Aman

31 Jul 2010
SCIENCEDAILY
B EBERAPA tahun terakhir para ilmuwan telah
membuktikan mereka mampu menyusun ulang sel kulit menjadi muda lagi. Kemampuan
itu disebut pluripotensi, yang mungkin juga dapat mengobati penyakit seperti diabetes dan parkinson. Sekarang ini teknik tersebut baru digunakan untuk mengubah posisi sel penting. Untuk menyalurkan sejumlah gen penting yang digunakan untuk menyusun ulang
menjadi bentuk pluripoten, para ilmuwan menggunakan virus yang membawa DNA. Virus itu terhubung dengan sel-sel yang memiliki DNA. Saat ini, untuk pertama kalinya, para peneliti MIT memperlihatkan cara menyalurkan gen yang diprogram ulang dengan
menggunakan RNA, yaitu materi gen yang biasanya memberi instruksi kepada DNA untuk
membuat sel protein. “Cara itu terbukti lebih aman jika dibandingkan dengan menggunakan DNA,” kata guru besar ilmu kelistrikan dan rekayasa biologi Mehmet Fatih.
Namun, Fatih belum bisa mengklaim programulang sel menggunakan RNA itu dapat menjadi
bentuk pluripoten, seperti bila menggunakan DNA. Untuk membuktikannya, mereka perlu mengembangkan sel di laboratorium selama beberapa periode dan meneliti kemampuan mereka berkembang menjadi sel jenis lain. Langkah itu sedang mereka lakukan di laboratorium saat ini. Sejauh ini yang ingin mereka tunjukkan adalah gen-gen tersebut
dapat disusun ulang dengan RNA. “Sebelumnya, belum ada cara untuk melakukan transfect sel beberapa kali dengan menggunakan kode protein
RNA,” katanya. Transfect adalah proses mengenalkan DNA atau RNA kepada sel tanpa menggunakan virus sebagai perantara. Pada 2006, peneliti Kyoto University membuktikan mereka dapat menyusun ulang sel kulit tikus menjadi bentuk pluripoten. Yang terbaru, ilmuwan lainnya telah melakukan hal yang sama terhadap sel manusia dengan cara menyalurkan kode protein melalui gen ke sel dewasa.
(sciencedaily/Desi/Ghp/M-6)
ads
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar test